info.purrtein.com– Pupuk organik memang diakui sebagai salah satu solusi yang ampuh dalam meningkatkan kesuburan tanaman dan menjaga kelestarian lingkungan. Tidak heran, semakin banyak orang yang beralih memilih pupuk organik untuk merawat tanaman di kebun atau taman mereka. Pupuk organik ini memiliki beberapa jenis yang telah menjadi rahasia di balik taman indah dan subur. Mari kita bahas lebih lanjut tentang beberapa jenis pupuk organik yang akan memberikan manfaat luar biasa bagi tanaman Anda.
Pupuk Kandang

Jenis Pupuk ini merupakan salah satu jenis pupuk organik yang paling populer dan mudah didapatkan. Hampir semua penggemar tanaman hias sudah akrab dengan pupuk ini. Pupuk kandang berasal dari campuran kotoran ternak dan limbah pakan ternak yang sudah mengalami proses fermentasi1. Jenis kotoran ternak yang dapat digunakan antara lain kotoran sapi, kuda, kerbau, kambing, ayam, dan lain-lain. Pupuk kandang memiliki kandungan unsur hara yang baik untuk pertumbuhan tanaman. Selain itu, pupuk ini juga bisa membuat tanah lebih gembur.
Pupuk Kompos
Kompos adalah jenis pupuk organik yang dibuat dari bahan-bahan sisa makanan, limbah pertanian, dan sisa tumbuhan yang sudah melalui proses pengomposan. Bahan-bahan organik akan diurai oleh mikroorganisme secara alami dan menghasilkan zat yang sangat bermanfaat bagi tanaman. Kompos merupakan cara yang ramah lingkungan untuk mengurangi limbah dan sekaligus mendapatkan manfaat darinya.
Pupuk Organik Cair
Pupuk organik cair ikut menyumbang dalam menghasilkan taman yang indah dan subur. Jenis pupuk organik ini merupakan ekstrak bahan-bahan organik yang mengandung hara dan sudah siap digunakan. Sel acid Humic, Amino, dan asam slam adalah beberapa contoh bahan-bahan organik yang digunakan untuk membuat pupuk cair. Pupuk organik cair mudah diserap oleh akar tanaman dan meningkatkan efisiensi penggunaan unsur hara. Proses pembuatan pupuk organik cair juga lebih cepat daripada jenis pupuk organik padat seperti kompos.
Biofertilizer atau Pupuk Hayati
Biofertilizer atau pupuk hayati merupakan pupuk organik yang mengandung mikroorganisme hidup yang dapat memperbaiki kualitas tanah dan memacu pertumbuhan tanaman. Contoh mikroorganisme yang digunakan dalam pupuk hayati yaitu bakteri Rhizobium, Azotobacter, dan mikoriza. Pupuk hayati dapat meningkatkan kualitas tanah, memperbaiki akar tanaman, dan melindungi tanaman dari serangga hama serta penyakit.
Biostimulant
Merupakan stimulant untuk tanaman yang terbuat dari mahluk hidup yang dapat menyempurnakan pertumbuhan tanaman. Pupuk jenis ini dapat terbuat dari hewan. Contoh nya pupuk dari hasil laut yang diproses menggunakan marine technology seperti Pourtein Biostimulant yang dibuat dari ikan petek dengan kandungan tinggi asam amino.

Asam amino sendiri memiliki fungsi untuk tanaman sebagai :
- Merangsang pembentukan kuncup bunga
- Membuat mekar bunga lebih tahan lama
- Membuat warna bunga lebih tajam dan cerah
- Menyerap nutrisi lebih cepat
Kesimpulan
Menggunakan jenis pupuk organik yang sesuai dan tepat bagi kebutuhan tanaman Anda merupakan kunci utama untuk menjaga taman tetap indah dan subur. Selain itu, penggunaan pupuk organik juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan karena tidak mengandung racun berbahaya. Ayo, ubah cara bertani Anda dengan memilih pupuk organik untuk taman yang lebih baik!
Temukan banyak artikel lengkap dan menarik lainnya seputar tanaman hias pada link ini.
Referensi
1 dppp.pontianak.go.id. (2018). Mengenal Pupuk Tanaman.Â
2 Siregar, R. (2017). Peranan Pupuk Hayati pada Pertanian Organik. Jurnal Agrohortikultura, 3(1), 32-39.
3 Wisnubroto, E. (2010). Teknologi pengomposan dan inokulasi dalam pembuatan pupuk organik. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Yogyakarta, 10, 1-43.Â



